LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

Kualitas dan akurasi alat uji merupakan fondasi dari prosedur Lockout Tagout Tryout (LOTOTO) yang efektif. Jika alat uji tidak terkalibrasi, verifikasi nol energi pada langkah Tryout menjadi rentan terhadap kesalahan fatal. Selanjutnya, kegagalan kalibrasi dapat memberikan rasa aman palsu kepada Authorized Person. Oleh karena itu, prosedur LOTOTO harus menjangkau seluruh rantai peralatan, termasuk cara perusahaan mengendalikan dan mengamankan peralatan uji. Perangkat ONEBIZ Kekuatan Tinggi Loto berfungsi sebagai lapisan pengaman fisik yang tak tergantikan saat mengamankan sumber energi selama dan setelah proses kalibrasi. LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

Audit Jadwal Kalibrasi dan Inventaris Alat Uji LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

Audit internal harus memverifikasi bahwa semua alat uji yang digunakan dalam prosedur LOTO tercakup dalam jadwal kalibrasi. Pertama, Program Administrator LOTOTO wajib mencocokkan daftar alat uji yang digunakan (misalnya multimeter, detektor gas, pressure gauge) dengan inventaris kalibrasi resmi perusahaan.Kemudian, sistem LOTO perusahaan harus memberikan notifikasi otomatis kepada Supervisor K3 ketika masa berlaku kalibrasi alat uji yang terdaftar mendekati kedaluwarsa. Selanjutnya, alat uji yang kedaluwarsa kalibrasinya harus segera diamankan menggunakan gembok ONEBIZ dan diberi tag ‘JANGAN DIGUNAKAN’ sebelum dikirim ke laboratorium kalibrasi.

Prosedur LOTO untuk Kalibrasi Sumber Energi Non Listrik

Kalibrasi pada sistem hidrolik atau pneumatik memerlukan prosedur LOTO yang spesifik dan teliti. Pertama, sebelum kalibrasi pada pengukur tekanan (pressure gauge) dimulai, Authorized Person harus mengisolasi katup sumber tekanan primer dan sekunder menggunakan valve lockout ONEBIZ.Kemudian, energi tersimpan (stored energy) pada jalur atau akumulator harus dilepaskan sepenuhnya (venting atau bleeding) dan verifikasi nol tekanan wajib dilakukan menggunakan alat uji yang sudah terkalibrasi. Selanjutnya, jika kalibrasi dilakukan di bench uji, sambungan hidrolik atau pneumatik yang mensuplai bench harus diamankan dengan plug lockout ONEBIZ.

Verifikasi Keaslian dan Keterbacaan Label Kalibrasi

Label kalibrasi pada alat uji adalah bukti fisik kepatuhan, dan prosedur LOTO harus memverifikasi keasliannya. Pertama, SOP wajib mengatur bahwa label kalibrasi pada alat uji yang digunakan untuk Tryout harus diletakkan di posisi yang terlihat jelas dan memiliki informasi tanggal kedaluwarsa yang mudah dibaca.Kemudian, Authorized Person harus dilatih untuk mengidentifikasi label kalibrasi palsu atau yang dimanipulasi. Selanjutnya, LOTO Checklist harus mencantumkan langkah verifikasi bahwa label pada alat uji cocok dengan sertifikat kalibrasi digital yang tersimpan di database.

Penggunaan LOTO untuk Memastikan Keutuhan Alat Uji

Perangkat LOTO dapat digunakan untuk melindungi alat uji yang sensitif dari penggunaan yang tidak sah atau dari interferensi saat berada di laboratorium kalibrasi. Pertama, setelah kalibrasi selesai dan alat uji siap dikembalikan ke lapangan, laboratorium dapat memasang tagout sementara pada kotak penyimpanan alat tersebut.Kemudian, tagout ini berfungsi untuk menunjukkan bahwa alat telah melewati Quality Control. Selanjutnya, penggunaan gembok dan tagout ONEBIZ yang berwarna cerah pada rak penyimpanan alat uji dapat mencegah personel yang tidak berwenang mengambil alat yang sedang dalam proses verifikasi akhir.

Studi Kasus: Kegagalan LOTO pada Kalibrasi Tekanan di PT Instrumen Otomasi

PT Instrumen Otomasi mengalami kegagalan LOTO saat teknisi lapangan mencoba mengisolasi dan mengkalibrasi sebuah pressure transmitter di jalur pipa gas bertekanan rendah. Teknisi hanya mengisolasi katup hulu tetapi gagal mengunci katup drainase, yang menyebabkan tekanan residual bocor kembali ke sistem. Kerena alat uji mereka yang kedaluwarsa kalibrasinya juga memberikan pembacaan yang tidak akurat, insiden terjadi saat mereka mencoba menghubungkan alat kalibrator.Solusinya, perusahaan merevisi SOP LOTO mereka untuk kalibrasi tekanan. Pertama, mereka mewajibkan penggunaan dual valve lockout ONEBIZ pada katup suplai dan drainase. Kemudian, setiap alat uji yang digunakan wajib di scan melalui aplikasi seluler sebelum digunakan, dan sistem akan memblokir persetujuan jika kalibrasi tidak valid. Selanjutnya, seluruh teknisi lapangan diwajibkan mengikuti pelatihan khusus LOTO pada energi fluida bertekanan.Sebagai hasilnya, PT Instrumen Otomasi mencapai tingkat kepatuhan 99% dalam LOTO untuk kalibrasi, memastikan bahwa tidak ada kesalahan yang disebabkan oleh kegagalan isolasi maupun kegagalan alat uji.

Integrasi Proses Return to Service LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

Proses pengembalian alat uji ke layanan harus terintegrasi dengan prosedur LOTO. Pertama, setelah kalibrasi selesai dan label baru terpasang, Supervisor Kalibrasi harus secara digital menandatangani form “Return to Service”.Kemudian, gembok atau tagout ONEBIZ yang digunakan untuk mengamankan alat uji di laboratorium dilepas. Selanjutnya, alat uji hanya boleh didistribusikan ke Authorized Person yang nama dan tujuannya tercatat dalam log peminjaman alat uji.

Baca Juga : LOTOTO Tips Praktik Lapangan

Kesimpulan LOTOTO Cara Kalibrasi Alat

LOTOTO yang komprehensif menuntut integritas tidak hanya pada isolasi mesin utama, tetapi juga pada alat uji yang digunakan untuk memverifikasi isolasi tersebut. Melalui audit jadwal kalibrasi, pengendalian label, dan penerapan perangkat ONEBIZ yang sesuai pada sumber energi fluida, perusahaan dapat menutup celah risiko yang disebabkan oleh alat yang tidak akurat. Penguatan prosedur ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap Tryout adalah valid, sehingga keselamatan personel terjamin sepenuhnya.

Saat ini ONEBIZ Heavy Duty Loto sangat mudah ditemukan dan didapatkan di pasaran. Untuk informasi lebih detail, silahkan mengakses website berikut ini :

  1. LOTOTO.co.id
  2. ONEBIZ.co.id
  3. Sakha.co.id
  4. Sakhadaya.com
  5. ONEBIZ.id
  6. Anugrahperdana.com

Untuk lebih detailnya, silahkan hubungi Customer Service kami, Jangan menunda-nunda, karena kecelakaan kerja tidak dapat diprediksi dan di luar jangkauan manusia.

Leave a Reply